Latest Post

Memperkenalkan DUNLOP “SP541”, ban rib lug untuk dump truck besar yang terutama digunakan di jalan beraspal, dengan peningkatan ketahanan aus yang tidak merata dan performa masa pakai yang jauh lebih baik. Mercedes-Benz adalah pabrikan mobil pertama di dunia di pasar AS yang memperoleh sertifikasi SAE Level 3 untuk sistem penggerak otomatis.┬áPengemudian otonom dimungkinkan dalam kondisi 64km/jam.

Audi telah mengumumkan Audi activesphere concept, model keempat dari mobil konsep sphere. Bentuknya berubah menjadi bak kargo terbuka (back aktif) hanya dengan menekan tombol. Hal ini memungkinkan untuk membawa peralatan rekreasi seperti e-bikes, olahraga air, dan perlengkapan olahraga musim dingin.

Audi

eksterior yang terintegrasi dengan indah

Ukuran bodi Active Sphere Concept adalah 4,98m x 2,07m x 1,60m (panjang x lebar x tinggi). Dan wheelbase sebesar kendaraan listrik pada 2,97m, menyediakan ruang kaki yang luas di kursi belakang. Mobil yang sangat elegan ini lebih dari sekedar mobil sport mewah. Ia memiliki ground clearance yang mengesankan dan roda 22 inci yang besar untuk kemampuan off-road yang luar biasa.

Bagian belakang Active Sphere yang didesain sebagai sportsback sama sekali tidak berbodi kecil, namun overhang depan dan belakang pendek sehingga terlihat lebih kompak dari nilai numeriknya. Selain itu, mungkin karena bodi, kap mesin, dan jendela terhubung dengan mulus, rasanya seperti dipahat dari satu kesatuan. Suspensi dilengkapi dengan ban 285/55 dengan pola tapak yang mendukung penggunaan off-road pada roda berdiameter besar 22 inci. Lebih lanjut, yang mengejutkan, roda dilengkapi dengan sistem buka tutup sesuai dengan lingkungan berkendara. Roda ditutup untuk mengoptimalkan aerodinamika saat berkendara di jalan raya, dan terbuka untuk meningkatkan pendinginan saat berkendara di luar jalan raya.

Dan fungsi di luar akal sehat dari konsep Active Sphere ini adalah arsitektur variabel bodi belakang. Dimungkinkan untuk mengubah bentuk bodi sesuai dengan penggunaan mobil. Dalam mode “Sportback”, dapat digunakan tanpa mengorbankan siluet elegan dan sporty, tetapi dalam mode “Active back”, jendela kaca meluncur ke sisi atap. Pada saat yang sama, bagian belakang terbentang ke depan 90 derajat seperti gerbang truk pikap, memungkinkan peningkatan muatan. Selain itu, ground clearance yang menjadi dasar dari Active Sphere Concept adalah 208mm, namun ketinggian kendaraan dapat disesuaikan menjadi 40mm lebih rendah saat berkendara di jalan raya dan 40mm lebih tinggi saat berkendara di luar jalan raya.

Interior yang menyambut pengemudi

Interiornya merupakan ruang yang mengesankan dengan warna-warna kontras yang menyebar secara horizontal. Permukaan jok, pintu, dan panel depan disatukan dalam warna merah lahar yang hangat, menciptakan kontras yang indah dengan eksterior berwarna gelap. Keempat kursi terpisah diatur dengan mulus seolah-olah merupakan perpanjangan dari konsol tengah yang panjang dan tinggi. Tepi atas kulit jok bagian dalam yang dipasang sejajar dengan konsol tengah berfungsi sebagai sandaran tangan. Kursi, sandaran, dan area bahu dirancang sebagai tiga cangkang bundar terpisah.

Dasbor, setir, dan pedal tersembunyi dari pandangan saat Active Sphere Concept melaju dalam mode otonom. Khusus pada jok depan, ruang terbuka yang memanjang hingga ujung depan tampak di depan pengemudi. Untuk memastikan pandangan yang jelas, satu kaca lengkap diadopsi dalam satu bingkai, sehingga pandangan ke depan yang jelas diamankan. Saat pengemudi mengemudi sendiri, dasbor dan setir terbuka dari bawah jendela depan. Selain itu, dengan menggunakan kontrol tanpa sentuh MMI yang dipasang di pintu, Anda dapat mengoperasikan buka-tutup jendela dan penyetelan tempat duduk dengan mata Anda, bukan tangan Anda.

Inti dari sistem di dalam kendaraan yang baru adalah headset realitas campuran. Dengan memakai headset yang mendukung augmented reality (AR), pengguna kini bisa menampilkan konten virtual di bidang pandang depan. Konten tersebut, yang berspesialisasi dalam presisi dan resolusi optik yang sangat baik, menampilkan berbagai antarmuka pengguna seperti spedometer dan instrumen lain yang berubah secara waktu nyata, sakelar operasi kontrol iklim, dan banyak lagi. Ini memungkinkan Anda untuk mengoperasikan sistem di dalam kendaraan sepenuhnya tanpa mengalihkan pandangan dari depan.

Platform yang memelopori generasi baru

Konsep Active Sphere didasarkan pada platform EV “PPE (Premium Platform Electric)” yang dikembangkan bersama oleh Audi dan Porsche. PPE masih dalam pengembangan, dan secara resmi diumumkan bahwa model komersial pertama berdasarkan PPE akan diumumkan oleh Audi pada akhir tahun 2023. Meskipun APD dirancang khusus untuk kendaraan listrik, APD ini dapat diadaptasi ke berbagai model, dan dapat digunakan tidak hanya untuk SUV tinggi tetapi juga untuk jajaran mobil dengan ketinggian rendah seperti seri A6.

Elemen kunci APD adalah modul baterai yang dipasang di antara gandar depan dan belakang. Konsep ActiveSphere memiliki kapasitas energi sekitar 100kWh. Dengan memanfaatkan seluruh lebar kendaraan secara efektif antara gandar depan dan belakang, tata letak baterai yang relatif datar telah tercapai. Selain itu, teknologi pengisian daya 800V akan menjadi elemen utama teknologi penggerak untuk semua model APD masa depan. Seperti pada e-tron GT Quattro, baterainya dapat diisi ulang dalam waktu sangat singkat dengan output maksimum 270 kW menggunakan fast charging station. Pengisian baterai 5-80% membutuhkan waktu kurang dari 25 menit. Konsep Active Sphere, dengan jangkauan jauh lebih dari 600 km dengan sekali pengisian daya, sepenuhnya memenuhi syarat sebagai turis jarak jauh.