Latest Post

Top 7 Best BDSM online dating sites in 2022 Discover the benefits of nearby chat rooms making new friends

Dengan Meningkatnya Minat Publik Terhadap Kecerdasan Buatan (Ai) Adobe. Hari Ini Mengumumkan Bahwa Mereka Telah Mengintegrasikan Alat Ai Ke Dalam Photoshop Yang Memungkinkan.

Adobe

Isi Generatif Menggunakan Firefly Alat Ai Baru Yang Diintegrasikan Ke Dalam Photoshop.

Untuk Desktop Menggunakan Petunjuk Teks Untuk Mengonversi Gambar Menjadi Konten Serupa Dengan Perangkat Lunak Gambar Ai Lainnya Seperti Dall-e. Memungkinkan Anda Untuk “Menambahkan Memperluas Atau Menghapus”

Untuk Meningkatkan Transparansi Gambar Yang Dibuat Menggunakan Teknologi Ai Baru Adobe Akan Diberi Label Dengan Kredensial Kontennya. Adobe Menyebut Ini “Label Nutrisi” Yang Dilampirkan Pada Metadata Foto Yang Menunjukkan Bahwa Gambar Tersebut Telah Diubah Menggunakan Ai.

Selain Melabeli Gambar Sebagai Buatan Ai Menurut Pengumuman Tersebut Adobe. Memiliki Hak Lisensi Untuk Mencegah Program Membuat Konten “Berdasarkan Karya Merek Atau Kekayaan Intelektual Orang Lain. “

Pengisian Generatif Masih Memiliki Keterbatasan Dan Masih Dalam Pengujian Beta. Itu Tidak Mengizinkan Penggunaan Komersial Tidak Dapat Digunakan Oleh Pengguna Di Bawah Usia 18 Tahun. Tidak Dapat Digunakan Di China Dan Hanya Berfungsi Dengan Petunjuk Teks Bahasa Inggris. Namun The Verge Melaporkan Bahwa Adobe Berencana Meluncurkannya Ke Masyarakat Umum Pada “Paruh Kedua Tahun 2023”.

Adobe Telah Menjadi Perusahaan Teknologi Untuk Mengintegrasikan Alat Ai Ke Dalam Repertoarnya Mengikuti Google Dan Microsoft.

Yang Memiliki Rencana Untuk Membangun Ai Ke Dalam Mesin Pencari Mereka Dan Menawarkan Layanan Seperti Chatbot. Adobe Memulai Pengujian Beta Firefly Pada Bulan Maret Dan Perusahaan Mengatakan Telah Bereksperimen Dengan Alat Pengeditan Bertenaga Ai Selama Beberapa Tahun.

Munculnya Teknologi Ai Telah Menimbulkan Kekhawatiran Di Antara Beberapa Orang Karena Para Ahli Memperingatkan Kemampuannya Untuk Menggantikan Pekerja Manusia. Laporan Terbaru Menunjukkan Hal Itu Dapat Memengaruhi Hingga 80% Tenaga Kerja As. Awal Tahun Ini Raksasa Teknologi Ibm Mengumumkan Akan Berhenti Mempekerjakan Pekerjaan Tatap Muka Yang Dapat Dilakukan Oleh Ai Memangkas Sekitar 7.800 Pekerjaan.

Ada Kekhawatiran Yang Berkembang Bahwa Teknik Manipulasi Gambar Bertenaga Ai Berkembang Melampaui Kemampuan Manusia Untuk Mendeteksi Gambar Palsu. Hal Ini Dapat Meningkatkan Ketidakpercayaan Sosial. Baru-baru Ini Gambar-gambar Buatan Ai Menjadi Viral Termasuk Gambar Paus Francis Dalam Mantel Balenciaga Dan Mantan Presiden Donald Trump Melawan Pihak Berwenang Selama Penangkapan Palsu. “Kita Sudah Berada Di Dunia Itu” Kata Seorang Eksekutif Adobe Kepada Axios Sebagai Tanggapan Atas Kekhawatiran Bahwa Alat Adobe Akan Memberi Lebih Banyak Orang Kemampuan Untuk Membuat Gambar Palsu. Mengatakan Mereka Yang Berniat Menyalahgunakan Sudah Memiliki Pengetahuan Untuk Melakukannya. Pengumuman Adobe Datang Sehari Setelah Gambar

Yang Dihasilkan Ai Yang Tampaknya Menunjukkan Ledakan Di Luar Pentagon Di Arlington Virginia Menjadi Viral Membuat Orang Percaya Ada Serangan Di Pentagon. Seorang Juru Bicara Departemen Pertahanan Mengkonfirmasi Kepada Forbes Bahwa Gambar Yang Telah Mendominasi Hasil Pencarian Google Dan Twitter Itu Palsu. Ini Terjadi Ketika Pejabat Pemerintah Terus Memperingatkan Tentang Bahaya Kesalahan Informasi Ai.