Latest Post

Top 7 Best BDSM online dating sites in 2022 Discover the benefits of nearby chat rooms making new friends

Sebuah Tim Ahli Yang Membantu Pekerjaan Jaksa Agung Ukraina. Memberikan Bukti Penggunaan Kelaparan Oleh Militer Rusia Sebagai Taktik. Taktiknya. Seperti Yang Dicatat Oleh Tim. Adalah “Menghancurkan Rakyat Ukraina”. Temuan Yang Dirilis Pada 2 Juni Mengatakan Tim Mengkonfirmasi “Serangan Berulang Dan Terkoordinasi Yang Menargetkan Objek Vital Untuk Kelangsungan Hidup Warga Sipil” Dari Sejumlah Insiden Yang Terdokumentasi Di Wilayah Chernihiv Di Ukraina Utara. Saya Telah Mengumpulkan Bukti Yang Kredibel Untuk Membantu

Kelaparan

Statuta Roma Pengadilan Kriminal Internasional Mendefinisikan Kelaparan Sebagai Kejahatan Perang.

“Membuat Warga Sipil Kelaparan Sebagai Sarana Untuk Berperang Dengan Merampas Hal-hal Yang Penting Bagi Kelangsungan Hidup Mereka. Termasuk Dengan Sengaja Mencegah Pasokan Bantuan Seperti Yang Didefinisikan Oleh Konvensi Jenewa.” Direndahkan.”

Kelaparan Warga Sipil Sebagai Alat Perang Dilarang Di Bawah Hukum Humaniter Internasional Dalam Protokol Tambahan 1977. Serta Di Bawah Hukum Kebiasaan Internasional. Sayangnya. Instrumen Perang Ini Merupakan Komponen Kunci Peperangan Modern Dan Telah Digunakan Dalam Banyak Konflik. Termasuk Suriah. Sudan Selatan. Dan Yaman. Dengan Konsekuensi Yang Mengerikan Bagi Rakyat Negara-negara Tersebut.

Tim Mobile Justice Kelaparan. Bagian Dari Tim Mobile Justice Yang Dibentuk Oleh Firma Hukum Internasional Kepatuhan Hak Global. Mulai Beroperasi Pada Bulan Januari. Sejak Itu. Tim Pertama-tama Berfokus Pada Oblast Chernihiv. Yang Diduduki Oleh Pasukan Rusia Dari Februari Hingga April 2022. Sebelum Menyelidiki Kelaparan Dan Pelanggaran Hukum Terkait Di Seluruh Ukraina.

Implikasi Penggunaan Kelaparan Sebagai Senjata Perang Oleh Pasukan Rusia Di Chernihiv Termasuk “Serangan Udara Dan Penembakan Infrastruktur Air Kritis Di Seluruh Chernihiv. Rumah Sakit Tempat Orang-orang Diduga Mengantri Untuk Mendapatkan Air. Serangan Dengan Korban Sipil Di Dekatnya; Serangan Meluas Di Daerah Pemukiman. Rumah Sakit Dan Supermarket; Serangan Kejam Terhadap Antrean Roti Di Luar Supermarket Di Chernihiv Pada 16 Maret Ada. Sekitar 20 Warga Sipil Tewas Dalam Serangan Ini.

Termasuk 14 Orang Pada 16 Maret. Beberapa Kemudian Meninggal Di Rumah Sakit. Antara 26 Dan 50 Orang Terluka.

Temuan Ini Menambah Bukti Taktik Kelaparan Yang Digunakan Oleh Militer Rusia Di Ukraina. Ini Termasuk Pengepungan Mariupol. Memblokir Akses Kemanusiaan Ke Wilayah Yang Diduduki Rusia. Menjarah Mesin Pertanian Dan Tanaman. Menembaki Warga Sipil Untuk Keperluan Penting. Dan Memblokade Pelabuhan. Infrastruktur Sipil Yang Kritis. Seperti Infrastruktur Listrik. Tempat Berlindung. Jaringan Energi Dan Air. Juga Menjadi Sasaran Rutin.

Bukti Kekejaman Militer Rusia Terus Menumpuk. Dan Langkah Lebih Lanjut Menuju Keadilan Dan Akuntabilitas Dapat Diambil. Di Tingkat Internasional. Pengadilan Kriminal Internasional Telah Menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin Dan Pejabat Senior Atas Keterlibatannya Dalam Kejahatan Perang Berupa Deportasi Ilegal Penduduk (Anak-anak) Dan Pemindahan Penduduk (Anak-anak) Secara Ilegal Dari Wilayah Pendudukan Ukraina Ke Rusia. Mengeluarkan Surat Perintah Penangkapan Untuk Maria Libowaverova. Namun. Tidak Ada Surat Perintah Penangkapan Yang Dikeluarkan Untuk Kejahatan Lain Dan Tuntutan Lebih Lanjut Menunggu. Beberapa Pengadilan Kejahatan Perang Sedang Berlangsung Di Ukraina. Belum Diketahui Apakah Tuduhan Kelaparan Akan Dikejar.